Real Madrid Semakin Perkasa

Real Madrid menunjukkan permainan berkelas pada setiap laga yang di mainkannya. Kekuatan anak asuh Zinedine Zidane semakin perkasa di Liga Spanyol. Klub yang di perkuat oleh banyak pemain bintang itu berhasil melibas semua lawan-lawannya. Kemenangan telak yang di raih dalam beberapa pertandingan memberikan sinyal kuat, bahwa Sergio Ramos dan kawan-kawan siap merebut juara musim pada tahun ini.

Berita Real Madrid menguasai La Liga tersebar luar di seluruh media masa Spanyol. Kemenangan luar biasa ketika menghadapi Granada, Sevilla, Deportivo La Coruna dan kemenangan telak mereka saat melakoni laga pada Liga Champions mengahadapi Leonesa dengan skor 6-0.

Dalam beberapa musim sebelumnya, taring Real Madrid seperti tenggelam di tengah lautan dan penguasa di gantikan oleh Barcelona. Beberapa musim, klub yang di bintangi oleh Lionel Messi itu mampu beberapa kali mempecundangi Madrid dalam pertemuan mereka. Hadirnya pelatih berkepala pelontos sekaligus merupakan salah satu legenda Madrid, yakini Zinedine Zidane telah membuat kasta pasukan yang memiliki julukan Los Blancos itu kembali menjadi sorotoan karena torehan prestasinya.

Performa Sergio Ramos CS dari hari ke hari menunjukkan perkembangan yang semakin membahayakan bagi para pesaingnya. Kekompakan dan determinasi tinggi dalam menyerang benar-benar menaburkan ancaman bagi setiap lawan-lawannya. Salah satu tim yang menjadi keganasan anak asuh Zidane ini adalah Granada. Tim tersebut di libas abis dengan skor mencolok yaitu 5-0.

Tim bertabur bintang yang beberapa musim lalu sempat meredup, kini sinarnya kembali menyinari klasemen LaLiga dan para penggemarnya. Zidane mampu memberikan racikan-racikan luar biasa kepada para anak asuhnya. Formasi, strategi dan moral para pemainnya dinilai telah berhasil di angkat oleh pelatih berkewarganegaraan Prancis itu. Meski bertabur bintang, tidak membuat sang pelatih merasa mudah dalam meracik semuanya hingga mendapatkan komposisi formasi serta strategi yang tepat.

Kejeniusan dan kepintaran Zidane dalam memberikan instruksi terhadap anak asuhnya di akui banyak pelatih senior lainnya. Sir Alex Ferguson memberikan kekagumannya terhadap pelatih berkepala pelontos itu. Sir Alex mengungkapkan bahwa biasanya pelatih akan cukup sulit ketika meramu pemain bertabur bintang, karena ke egoisan dalam tim akan timbul dan itu membuat kondisi skuad menjadi kurang bagus.

Madrid Masih Belum Puas

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane

Meskipun Real Madrid kini berada di puncak Klasemen Liga Spanyol, namun ternyata sang pelatih mereka, Zinedine Zidane merasa belum puas dengan apa yang sudah di capai oleh skuadnya itu. Menurutnya, berada di puncak klasemen dan berhasil memenangkan beberapa laga dengan skor besar bukanlah sebuah jaminan akan menjadi juara. Nampaknya pelatih berusia 44 tahun itu tidak ingin anak asuhnya merasa puas dan terus fokus dalam setiap laga.

“Saya selalu memberikan pesan kepada mereka agar tidak terlalu cepat merasa puas dengan keadaan seperti ini. Walaupun sekarang jalur kemenangan berada di pihak kami, tapi masih cukup banyak sisa laga pada musim ini yang belum di lalui dan ini semua harus di raih dengan kemenangan. Hanya dengan cara fokus serta konsisten kita bisa menjadi juara di LaLiga,” ujar Zidane ketika di tanya oleh media lokal mengenai bangkitnya Madrid pada musim ini.

Bukan hanya dari pelatih saja yang menginstruksikan kepada pemainnya untuk selalu fokus dan konsisten dalam menjalani laga. Kapten mereka Sergio Ramos juga menuturkan hal yang sama dengan sang pelatih. “Kekuatan kami bukanlah pada masing-masing individu, meskipun kami memiliki pemain super yaitu Cristiano Ronaldo, tapi fokus dalam setiap laga adalah kunci kami dalam mendapatkan kemenengan demi kemenangan,” tuturnya.

Cristiano Ronaldo Merasa Bangga Di Madrid

cristiano ronaldo
Pemain mega bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo

Mantan pemain sepakbola termahal di dunia, Cristiano Ronaldo merasa bangga bisa bertahan di Madrid. Dirinya mengaku, bersama timnya itu ia mampu lebih mengembangkan kemampuan dirinya yang sudah tidak lagi terlalu muda. Persaingan ketat antar pemain, membuat Ronaldo harus tersu mengembangkan permainannya agar tidak terpinggirkan oleh klub.

Ronaldo, dibawah asuhan Zidane kerap kali menjadi pemain yang haus gol. Bukan hanya di perintahkan untuk membuat gol, dirinya juga sering kali mendapatkan instruksi agar bisa bermain lebih realistis dan tidak terlalu memaksakan diri. Hasilnya, pemain dengan julukan CR7 itu mampu bermain sangat apik dan mampu memberikan umpan-umpan yang berbuah gol bagi timnya.

“Dia adalah pelatih hebat dan penuh dengan kejutan. Meskipun saya sempat beberapa kali di pasang menjadi pemain cadangan, tapi ternyata itu membuat saya menjadi lebih bugar dan mampu bermain maksimal di kemudian harinya. Dia cukup hebat dan penuh perhitungan luar biasa, saya bangga berada di bawah arahannya,” jelas CR7.